Momen Bersejarah di Abu Dhabi Grand Prix
- Beritabolaqiuqiu – Pada balapan penutup musim 2025 di Yas Marina, Abu Dhabi, Lando Norris finis di posisi ketiga — posisi yang cukup untuk mengamankan gelar juara dunia pertamanya.
- Meskipun rivalnya Max Verstappen memenangi balapan, dan rekan satu tim Norris, Oscar Piastri, berada di tempat kedua, podium ketiga sudah cukup untuk Norris merebut poin yang dibutuhkan.
- Dengan total 423 poin, Norris unggul tipis — cuma dua poin — atas Verstappen (421 poin).
Sejarah Baru bagi Norris & McLaren
- Norris menjadi juara dunia F1 pertama dari Inggris sejak 2020, dan sebagai pembalap ke-11 asal Inggris yang meraih titel ini.
- Untuk McLaren, ini adalah gelar pembalap pertama mereka sejak tim ini terakhir meraih titel juara dunia lewat Lewis Hamilton pada 2008 — mengakhiri puasa gelar panjang hampir 17 tahun.
- Kemenangan ini juga membawa kebanggaan besar bagi tim: musim 2025 menjadi bukti kembalinya McLaren ke puncak kompetisi elite F1.
Kata Norris & Reaksi Emosional di Podium
Setelah finis, Norris tak kuasa menahan air mata di podium: “Thank you guys, you made a kid’s dream come true,” kata Norris sambil mengucap terima kasih kepada keluarganya. “I haven’t cried in awhile… I didn’t think I would cry, but I did.”
Momen itu emosional — akumulasi kerja keras, tekanan sepanjang musim, dan harapan besar akhirnya terwujud dalam satu malam di padang gurun Abu Dhabi.
Kenapa Musim 2025 Jadi Panggung Kebangkitan
- Meski sempat tertinggal di tengah musim, Norris menunjukkan konsistensi dan mental baja: beberapa kemenangan penting di seri balapan sebelumnya, ditambah performa stabil, mengantar dia ke posisi terdepan jelang putaran akhir.
- Tekanan terasa besar: persaingan ketat dengan rekan satu tim (Piastri) dan dominasi Verstappen membuat perebutan gelar berjalan dramatis hingga tikungan terakhir.
- Kesuksesan ini membuktikan bahwa dengan kerja keras, strategi tepat, dan ketenangan dalam tekanan — mimpi besar bisa menjadi kenyataan.

